Affiliate Marketing? Yuk Simak Penjelasannya!

Share Artikel

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Daftar Isi

Affiliate Marketing adalah model bisnis “Pemberian Komisi“. Sederhananya ialah sistem pemberian bayaran komisi untuk jasa seseorang. Dimana ketika orang tersebut berhasil menjualkan produk atau jasa bisnis seseorang atau perusahaan melalui pemasaran di internet maka akan diberikan komisi atas penjualannya tersebut.

Siapa Saja Pelaku Affiliate Marketing?
affiliate marketing

1. Penjual dan Pembuat Produk

Penjual, baik perseorangan maupun sebuah perusahaan yang memiliki produk untuk dijual. Produk yang dijual bisa berupa barang fisik maupun jasa. Produk fisik seperti buku, alat rumah tangga, pakaian dan sebagainya. Sedangkan jasa seperti service laptop, make up artis, dan lain sebagainya.

Biasanya penjual tidak harus terlibat secara langsung dalam proses marketing itu sendiri. Mereka hanya menyediakan link ataupun konten bagi affiliate.

2. Affiliate atau Pengiklan

Affiliate bisa individu, bisa juga sebuah perusahaan. Tentunya tugasnya adalah memasarkan produk penjual. Affiliate biasanya bertindak dengan cara meyakinkan konsumen bahwa produk yang ditawarkan sangat bermanfaat untuk konsumen. Nah, jika konsumen membeli produknya, maka secara otomatis affiliate akan mendapatkan komisi dari hasil penjualan tersebut.

Pada umumnya affiliate sudah memiliki target audiens atau konsumen tersendiri. Hal ini tentu membantu affiliate untuk menarik konsumen, yang sekiranya bakal memberikan respon positif terhadap pemasaran yang dilakukan dan akan berujung pada pembelian.

3. Konsumen

Yah benar, peran terakhir adalah si pembeli atau konsumen. Banyak affiliate tidak menyebutkan atau menjelaskan dirinya sebagai affiliate sehingga konsumen tak mengetahuinya sama sekali. Sebab, jika konsumen tahu bahwa produk tersebut merupakan bagian dari affiliate marketing, besar kemungkinan mereka tidak akan mau membelinya.

Kebanyakan konsumen memang cenderung memilih untuk berbelanja tanpa melalui sistem affiliate marketing karena persoalan dari harga prdouk. Mereka berpikir bahwa jika membeli produk dari affiliate maka harga produk sudah tidak normal lagi. Jadi, seorang affiliate biasanya akan mempertimbangkan dengan matang, apakah ia akan berterus terang atau tidak perlu menjelaskan kepada konsumen, bahwa ia adalah seorang affiliate.

Sistem Pembayaran untuk Affiliate Marketer?
  • PPS (Pay per sale), dalam sistem ini, Penjual membayar affiliate dengan sejumlah persentase dari harga penjualan produk yang terjual kepada konsumen.
  • Pay per lead, dalam sistem ini, komisi diberikan kepada affiliate apabila mereka sudah berhasil mengkonversi leads.
  • Pay per Click, dalam sistem ini, affiliate akan dibayar berdasarkan peningkatan web traffic. Semakin banyak konsumen dari website affiliate mengunjungi website penjual, maka komisi yang didapatkan pun juga semakin tinggi.

Contoh Affiliate Marketing
affiliate marketing

Tips Menjadi Affiliate Marketer ala OrderOnline
  • Mengenal Target Audiens, pastikan golongkan audiens Anda secara spesifik. Dengan begitu, akan memudahkan Anda dalam mempromosikan affiliate campaign Anda sehingga meningkatkan peluang konversi.
  • Menjadikannya Personal, pastikan bahwa Anda membuat campaign ataupun promosi untuk produk yang benar-benar punya nilai bagi Anda, sehingga Anda pun tidak sungkan untuk berbagi manfaat dengan konsumen.
  • Mengulas Produk Barang dan Jasa, cobalah untuk fokus mengulas produk barang dan jasa untuk disesuaikan dengan target audiens yang sudah Anda tetapkan.
  • Menggunakan Banyak Source, Selain menggunakan email campaign, Anda juga bisa mengoptimalkan source lainnya untuk menjangkau audiens seperti blog, media sosia, dan channel lainnya.
  • Selektif Memilih Produk, hal ini penting, pastikan Anda melakukan riset mendalam tentang produk ataupun penjualnya sebelum bekerja sama dengan mereka. Pastikan bahwa produk yang akan Anda jual itu profitable.
  • Selalu Mengikuti Tren, Anda harus cermat memastikan bahwa promosi yang dilakukan selalu mengikuti tren yang berkembang.

Featured Image by Business photo created by freepik – www.freepik.com

Share Artikel

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram